Kisah-kisah tentang infeksi yang berujung pada amputasi seringkali paling tragis karena bisa menimpa siapa saja, bahkan anak-anak. Seorang balita bernama (16 bulan) terpaksa diamputasi tangannya akibat infeksi parah di lokasi infusnya. Ibunya telah berulang kali mengingatkan perawat tentang pembengkakan di tangan anaknya, namun diabaikan.
The word amput is a slang term from certain Indonesian regional dialects (notably Banjarese) that is used as a vulgar descriptor for sexual intercourse. Consequently, "Cerita Amput" translates to "Sex Stories" or adult fiction. These narratives often revolve around: cerita amput